Popok Kain vs Popok Sekali Pakai, Mana yang Lebih Baik?

Sebelum membeli popok yang tepat untuk buah hati AyBund, AyBund harus mengenali kelebihan dan kekurangan dari popok kain dan popok sekali pakai.
Admin
Popok Kain vs Popok Sekali Pakai, Mana yang Lebih Baik?

Isu popok kain versus popok sekali pakai telah lama menjadi topik diskusi di kalangan orang tua. Popok adalah salah satu kebutuhan penting bagi orang tua baru, terutama karena bayi belum mampu melakukan toilet training. Stok popok harus selalu tersedia untuk menjaga kebersihan bayi dari kotoran dan urin.

Saat ini, ada dua jenis popok yang tersedia di pasaran, yaitu popok kain dan popok sekali pakai. Kedua jenis popok ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, penting bagi orang tua untuk memprioritaskan kenyamanan bayi saat memilih jenis popok, mengingat popok akan selalu bersentuhan langsung dengan kulit sensitif bayi.

Beberapa karakteristik popok yang ideal untuk kesehatan kulit bayi adalah kemampuan untuk menjaga pH kulit yang stabil, tidak menyebabkan kulit bayi kering, dan tidak menyebabkan ruam. Orang tua mungkin bingung tentang jenis popok mana yang memiliki karakteristik tersebut. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang perbandingan antara popok kain dan popok sekali pakai!

Sebelum membeli popok yang tepat untuk buah hati AyBund, AyBund harus mengenali kelebihan dan kekurangan dari popok kain dan popok sekali pakai. Kelebihan dan kekurangan ini berhubungan dengan aspek kemudahan, biaya, penyerapan, dan dampaknya terhadap lingkungan.

Kelebihan dan Kekurangan Popok Sekali Pakai 

AyBund mungkin sering melihat produk popok sekali pakai dipajang di minimarket atau supermarket. Sesuai namanya, jenis popok ini hanya digunakan sekali dan dapat langsung dibuang setelah kotor oleh urin atau tinja bayi. Popok sekali pakai tersedia dalam berbagai ukuran yang bisa dipilih sesuai berat badan bayi.

Kelebihan Popok Sekali Pakai

Kelebihan utama dari popok sekali pakai adalah produknya yang praktis dan mudah digunakan. Karena popok sekali pakai dapat langsung dibuang, AyBund tidak perlu repot-repot mencuci popok hingga bersih. Oleh karena itu, popok sekali pakai menjadi pilihan terbaik bagi AyBund yang ingin membawa bayi bepergian.

Selain itu, beberapa popok sekali pakai juga dirancang dengan lapisan dalam untuk menyerap air dengan lebih baik. Lapisan luarnya dibuat tahan air sehingga mencegah popok agar tidak bocor. Model ini dapat menampung beberapa kali pipis bayi. Jadi, AyBund tidak harus selalu mengganti popok setelah bayi buang air kecil.

Banyak popok jenis sekali pakai dibuat dari bahan yang memungkinkan kulit bayi untuk bernapas saat tertutup oleh popok. Bahan ini menjaga kulit bayi agar tetap kering dan mengurangi risiko terjadinya ruam popok pada bayi.

Kekurangan Popok Sekali Pakai

Meskipun praktis, popok sekali pakai juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah biaya yang cukup besar untuk membeli popok sekali pakai. Penggantian popok secara rutin sangat diperlukan untuk menjaga kulit bayi yang tertutup popok tetap bersih dan sehat. AyBund pun harus selalu menyetok persediaan popok sekali pakai di rumah.

Kekurangan lainnya adalah kandungan kimia yang ada di popok sekali pakai yang berpotensi menimbulkan alergi pada kulit bayi. Meskipun risiko ini tergolong kecil, AyBund mungkin perlu mempertimbangkan pemakaian popok sekali pakai jika bayi memiliki alergi terhadap bahan-bahan tertentu.

Popok sekali pakai juga berdampak buruk pada lingkungan. Karena jenis popok ini terbuat dari pohon dan plastik, popok sekali pakai yang sudah dibuang akan menumpuk menjadi sampah dan sulit terurai. Limbah popok bayi juga menjadi salah satu sampah yang mencemari laut dan sungai.

Kelebihan dan Kekurangan Popok Kain 

Dalam perdebatan popok kain vs popok sekali pakai, popok kain menjadi alternatif dari popok sekali pakai. Banyak yang memilih popok kain dibandingkan popok sekali pakai karena lebih murah dan lebih aman untuk kulit bayi. Tapi, apa saja kelebihan dan kekurangan lainnya dari popok kain?

Kelebihan Popok Kain

Berbeda dengan popok sekali pakai yang umumnya berwarna putih, popok kain seringkali didesain dengan warna dan gambar yang menarik untuk bayi. Material popok kain juga sudah dilengkapi dengan bahan yang mampu menyerap urin bayi. Namun, keuntungan utama dari popok kain adalah dapat dicuci dan digunakan kembali.

Dibandingkan dengan popok sekali pakai yang harus dibuang setelah digunakan, AyBund dapat mencuci popok kain yang kotor akibat urin dan tinja bayi. Oleh karena itu, popok kain dapat digunakan berulang kali. AyBund dapat menghemat pengeluaran untuk popok karena tidak perlu terus menerus membeli persediaan popok seperti popok sekali pakai.

Selain itu, popok kain yang dapat dicuci membuatnya lebih ramah lingkungan. Popok kain tidak akan menimbulkan limbah seperti popok sekali pakai. AyBund bahkan dapat menggunakan kembali popok kain untuk anak berikutnya.

Popok kain juga menjadi pilihan yang baik untuk kulit bayi yang sensitif. Popok kain cenderung bebas dari bahan kimia. Jenis popok ini dapat menjadi alternatif bagi kulit bayi yang alergi dengan bahan kimia pada popok sekali pakai.

Kekurangan Popok Kain

Selain kelebihannya, AyBund juga perlu mempertimbangkan kekurangan popok kain. Meskipun popok kain dapat dicuci, popok kain rentan mengalami kebocoran karena bagian luarnya yang terbuat dari kain. Jika AyBund memilih popok kain untuk bayi, AyBund harus terus mengganti dan mencuci popok kain yang sudah basah terkena urin atau tinja.

Situasi ini memunculkan kekurangan lainnya dari popok kain, yaitu kurang praktis, terutama jika AyBund akan bepergian dengan bayi. AyBund mungkin harus membawa popok kotor selama perjalanan. Popok kain kotor juga akan menambah tumpukan cucian di rumah. Akibatnya, akan lebih banyak air dan listrik yang dibutuhkan untuk mencuci popok kain kotor.

Selain itu, dalam beberapa kasus, popok kain lebih berisiko memicu ruam popok pada bayi dibandingkan popok sekali pakai. Hal ini disebabkan oleh cara menyerap popok kain yang berbeda dari popok sekali pakai. Ditambah lagi, popok kain lebih sering diganti dibandingkan popok sekali pakai. Jika terlambat diganti, risiko ruam popok pada bayi akan semakin besar.

Usia Terbaik untuk Popok Kain atau Sekali Pakai 

Dalam perdebatan popok kain vs popok sekali pakai, AyBund tidak perlu terpaku pada satu jenis popok saja. AyBund dapat mulai dengan menggunakan popok sekali pakai untuk bayi baru lahir, kemudian beralih ke popok kain ketika bayi sudah cukup besar. AyBund mungkin memilih popok sekali pakai untuk bayi baru lahir agar dapat beristirahat pasca melahirkan.

Namun, AyBund juga bisa memakaikan popok kain sejak bayi baru lahir. Terlepas dari pemilihan popok kain atau popok sekali pakai, yang terpenting adalah kenyamanan, kesehatan, dan perawatan kulit bayi selama pemakaian popok. Ditambah lagi, popok kain dan popok sekali pakai tidak terlalu mempengaruhi fase toilet training anak nantinya.

Baik popok kain ataupun popok sekali pakai, ada beberapa hal yang harus AyBund perhatikan saat mengganti popok, yaitu:

  • Pergantian popok secara rutin setelah bayi buang air kecil dan buang air besar
  • Jika menggunakan popok dengan bahan AGM (Absorbent Gelling Material), pergantian popok dapat dilakukan 2–3 jam sekali
  • Pada bayi baru lahir dengan tali pusar yang belum terlepas, pastikan popok yang digunakan tidak menyentuh tali pusar

Itulah perbandingan popok kain vs popok sekali pakai yang bisa AyBund pertimbangkan. Faktanya, belum dapat dipastikan jenis popok mana yang lebih unggul. Namun, pemilihan popok dapat AyBund sesuaikan dengan kondisi finansial, frekuensi buang air si kecil, hingga kenyamanan bayi. Apapun jenis popoknya, jangan lupa untuk mengutamakan kebersihan dan kenyamanan bayi selama memakai popok, ya!

 

Sumber:

Foto: Pexels.com

Referensi: 

 

Posting Komentar

* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
  • A-
  • A+

Copyright © Centropedia All Rights Reserved.

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.